"Perjalanan Hidup Saya"
Perkenalkan nama saya adalah Justin Reza. Saya adalah anak pertama dari 2 bersaudara, dimana saya memiliki 2 adik perempuan yang bernama Jasmine dan Ilona. Adik pertama saya berumur 19 Tahun, dia sedang menjalani kuliah di Universitas Pelita Harapan, sedangkan adik kedua saya berumur 15 Tahun dan dia duduk di bangku sekolah menengah atas kelas 1. Saya lahir di DKI Jakarta, 27 Desember 1997. Saya berasal dari keluarga yang sangat sibuk dimana kedua orang tua saya bekerja untuk mencukupi biaya keseharian keluarga kami.
Perjalanan hidup saya dimulai dari saat saya untuk pertama kali mengenal manusia lain selain orang tua dan keluarga yaitu saat taman kanak - kanak. Saat itu saya merupakan anak yang pendiam dan kurang bisa bermain dengan banyak orang, karena saya lebih memilih untuk dapat cepat pulang kerumah untuk bermain game, daripada saya harus bermain dengan orang banyak. Singkat cerita masa saya mengalami playgroup berlangsung dengan cepat karena saya dikeluarkan dari TK tersebut karena saya menyakiti anak lain dengan menggigit anak tersebut, karena hal tersebut saya belajar membaca dan menulis di rumah selama 2 Tahun. Saya belajar dirumah semua dengan bantuan Ibu saya dengan cara pembelajaran yang keras.
Sebelum saya melanjutkan cerita perjalanan pendidikan saya, saya akan menceritakan hobby saya. Sejak saya kelas 3 SD saya memiliki ketertarikan terhadap kendaraan bermotor, lebih tepatnya adalah mobil. Saya memiliki ketertarikan terhadap mobil yang didapatkan dari Ayah saya, karena beliau memiliki hobi tersebut. Saya sudah belajar mengendarai mobil sejak saya duduk di kelas 3 SD. proses saya belajar hingga lancar memakan waktu yang cukup lama yaitu sampai kelas 5 SD.
Saat Umur 5 Tahun saya masuk ke Taman Kanak - kanak baru dan saya langsung duduk di bangku TK B selama 1 tahun penuh. Lalu ketika sudah lulus dari Taman Kanak - kanak saya melanjutkan pendidikan saya ke Sekolah Dasar Sumbangsih selama 6 tahun penuh. Di sekolah dasar tersebut saya bukanlah murid cekatan dan pintar, saya lulus dengan NEM yang yang standar dan bisa mencukupi saya untuk dapat masuk ke salah satu sekolah menengah pertama yang memiliki nama di daerah Jakarta Selatan. pada saat masa SMP ini adalah sebuah masa yang sangat tidak bisa saya lupakan. para pembaca mungkin akan mengira bahwa masa SMP saya akan menyenangkan, fakta yang saya hadapi adalah saya mengalami penindasan dari teman sekelas karena saya merupakan siswa yang sangat pendiam. saya mengalami penindasan ini selama satu setengah tahun, hal ini adalah pengalaman yang menjadi pelajaran untuk saya bahwa agar tidak mempercayai terlalu dalam orang - orang yang dikenal.
Saya lulus SMP dengan NEM yang kurang memuaskan dan menyebabkan saya susah masuk ke SMA negeri dimanapun. Alhasil dari tindakan ini maka saya masuk ke dalam salah satu sekolah menengah ke atas yang kurang terkenal. Di SMA ini, tidak seperti orang lain " masa SMA adalah masa yang sangat indah " bagi saya SMA tidak menyenangkan karena banyak hal yang saya ingin capai, dan semua hal tersebut gagal dicapai. saat SMA saya sangat bercita - cita untuk dapat sekolah di Jepang, sehingga saya sangat mendalami segala hal yang dapat membuat saya bisa diterima di beasiswa Jepang ini. Semua pelajaran yang terkait dengan Bahasa Jepang sudah saya pelajari sendiri sejak SMP kelas 2. Saya berhasil meraih satu - satunya murid di SMA tersebut yang mendapatkan nilai untuk mata pelajaran Bahasa Jepang hampir sempurna. Walaupun begitu, tetap saja saya tidak mendapatkan beasiswa tersebut, dan saya harus melanjutkan jenjang pendidikan tingkat lanjut kuliah di Jakarta.
Setelah lulus SMA saya kuliah di UNIKA ATMA JAYA dengan jurusan yang dikatakan adalah keinginan orang tua saya yaitu Fakultas Teknik Prodi Industri. Saat itu saya tidak terlalu memikirkan masa depan yang akan saya hadapi kedepan, karena tidak banyak orang yang perduli kecuali keluarga saya. Di fakultas ini saya menemukan apa yang saya ingin jadikan masa depan saya yaitu teman sekelas saya. Awal yang buruk membuat Indeks prestasi Semester 1 saya rendah, tetapi karena seseorang ini saya terus berusaha untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik untuk saat yang akan datang. Dan di semester 8 ini saya sangat bersyukur dengan keadaan yang saya miliki, dan saya sudah menemukan pula tujuan hidup saya dan bagaimana dan cara untuk mendapatkan apa yang saya inginkan.
No comments:
Post a Comment